Kopi untuk Meningkatkan Semangat, Seberapa Ampuh?


Menikmati cahaya Matahari diyakini bisa menahan kantuk

152682_sinar-matahari_663_382
VIVAlife – Jika Anda meyakini bahwa menyeruput kopi bisa mengembalikan semangat, tak ada salahnya mencoba cara lebih ampuh. Melongok ke luar jendela, nikmati cahaya Matahari.
Para ahli medis dari Brigham and Women’s Hospital (BWH) menyimpulkan, gelombang pendek yang dikenal dengan cahaya biru pada siang hari dapat meningkatkan konsentrasi kerja dengan cepat. Seperti dikutip iVillage, sebelumnya mereka telah melakukan penelitiannya soal gelombang mana yang mampu memerangi kelelahan.
Responden diminta menggunakan perangkat elektroda yang sudah disiapkan untuk memantau aktivitas otak. Peserta yang lebih banyak menyerap sinar Matahari dinyatakan mampu menahan kantuk. Perubahan otak mereka pun terlihat lebih enerjik dan waspada.
Menurut dia, sinar Matahari tak hanya membuat seseorang merasa segar, tapi juga mengatur ritme sirkadian dalam tubuh. Kondisi itu mampu menyimpan lebih banyak energi sepanjang siang dan tidur lebih nyenyak di malam hari.
“Hasil ini berkontribusi terhadap pemahaman seseorang tentang dampak cahaya bagi produktivitas otak,” jelas Steven Lockley, PhD, ilmuwan saraf di BWH dan peneliti senior studi tersebut, seperti dilansir ScienceDaily.

Saat ini, para peneliti sedang mengembangkan sistem pencahayaan pintar sebagai pembangkit semangat. Namun, sinar Matahari tetap dinyatakan sebagai cara terbaik.

VIVAlife – Jika Anda meyakini bahwa menyeruput kopi bisa mengembalikan semangat, tak ada salahnya mencoba cara lebih ampuh. Melongok ke luar jendela, nikmati cahaya Matahari.
Para ahli medis dari Brigham and Women’s Hospital (BWH) menyimpulkan, gelombang pendek yang dikenal dengan cahaya biru pada siang hari dapat meningkatkan konsentrasi kerja dengan cepat. Seperti dikutip iVillage, sebelumnya mereka telah melakukan penelitiannya soal gelombang mana yang mampu memerangi kelelahan.
Responden diminta menggunakan perangkat elektroda yang sudah disiapkan untuk memantau aktivitas otak. Peserta yang lebih banyak menyerap sinar Matahari dinyatakan mampu menahan kantuk. Perubahan otak mereka pun terlihat lebih enerjik dan waspada.
Menurut dia, sinar Matahari tak hanya membuat seseorang merasa segar, tapi juga mengatur ritme sirkadian dalam tubuh. Kondisi itu mampu menyimpan lebih banyak energi sepanjang siang dan tidur lebih nyenyak di malam hari.
“Hasil ini berkontribusi terhadap pemahaman seseorang tentang dampak cahaya bagi produktivitas otak,” jelas Steven Lockley, PhD, ilmuwan saraf di BWH dan peneliti senior studi tersebut, seperti dilansir ScienceDaily.

Saat ini, para peneliti sedang mengembangkan sistem pencahayaan pintar sebagai pembangkit semangat. Namun, sinar Matahari tetap dinyatakan sebagai cara terbaik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s